Sudahkah kamu menyadari betapa indahnya sang mentari? Ya, banyak orang yang kurang menghargai benda yang berjasa dalam hidup kita itu. Banyak orang menganggap bahwa matahari hanya memberikan panas terik yang membuat kulit manusia berubah menjadi yang tak diinginkan, dan hanya menambah “sumuk” dalam kegiatan sehari-hari. Tapi sudahkah kamu sadari betapa cantiknya benda panas itu ketika membuka dan menutup hari-harimu?
Kali ini saya akan berbagi pengalaman tentang sang fajar yang membuka hari saya dari Gunung Bromo.
Tanggal 27 Februari 2010 silam, saya berkesempatan untuk memberi salam pagi kepada sang fajar dari Gunung Bromo. Gunung Bromo terletak di Taman Nasional Gunung Bromo, Tengger, dan Semeru (TNBTS), Kab. Probolinggo, Kab. Pasuruan, Kab. Malang dan Kab. Lumajang, Jawa Timur. Di kawasan Pegunungan Tengger ini terdapat beberapa gunung seperti Gunung Bromo, Gunung Batok dan Gunung Semeru, tetapi tidak terdapat gunung Tengger karena ternyata nama tengger adalah nama masyarakat di kawasan pegunungan itu yaitu masyarakat Tengger. Ketinggian puncak Bromo sendiri adalah 2392 meter di atas permukaan laut.
Untuk menikmati sunrise atau matahari terbit kamu harus datang sebelum sang fajar muncul. Saat itu saya berangkat pukul 3 dini hari dari kota Malang menuju lokasi. Kira-kira satu jam setelahnya saya sudah tiba di tempat (jarak antara kota Malang dan Gunung Bromo adalah sekitar 57 km). Dan sudah banyak pula wisatawan lain yang tiba di sana. Suhu di sini sangat dingin sekitar 3-5oC bahkan pernah mencapai 00C. Jadi ketika kamu akan berkunjung kesini, usahakan memakai pakaian yang dapat menjaga tubuhmu tetap dalam suhu normal, sehingga kamu tidak terserang hipotermia. Sambil menunggu sang mentari muncul kamu dapat menikmati secangkir kopi atau teh hangat serta makanan ringan seperti pisang goreng di warung-warung kecil yang letaknya tak jauh dari tempat untuk menyapa sang fajar.
Kira-kira jam 5 pagi saya beranjak ke tempat dimana kita dapat melihat pemandangan Gunung Bromo yang disinari fajar pagi dengan jelas. Langit masih gelap saat itu namun kira-kira pukul 5.35 pagi, semburat merah muncul dari arah timur. Indah sekali. Dan saya pun akhirnya dapat menikmati ucapan Selamat Pagi dari Gunung Bromo.
Destination : Mount Bromo (Bromo, Tengger, Semeru National Park)
Location : East Java, Indonesia
Amenities : public facilities (toilet, mosque, food stall, souvenir shop, parking lot) and accommodation
note: the article above is one of my writing from 2013, written in Indonesian.